Rabu, 03 Oktober 2012

SIAPA SAYA?

Siapa saya?
Saya yang menulis artikel di blog ini brow. He...he.... canda. Sebut saja Saya "Om SOS" seperti orang disekitarku menyebut.
Mungkin saat pertama kali membuka blog ini, kalian semua mengamati foto didompetku. Ups... salah. Maksudku foto pada halaman judul blog ini. Ya itulah aku, keren khan? (kalau dilihat melalui lubang jarum).
Kenal? Yup' betul...betul... saya ini salah satu teman SD kalian, teman ST kalian, teman STM kalian, teman kuliah kalian, dan teman bermain kalian. Ingat nggak? Apa kabar teman-teman. Alhamdulillah.
Sedikit cerita ya.

Saya adalah orang Desa yang jauh dari hiruk-pikuk keramaian kota, kalau malam hanya lampu uplik (sentir) yang menerangi. Tidak ada Radio dan Televisi, yang terdengar hanya suara jangkrik dan binatang malam lainnya.
Waktu saya masih kecil untuk naik kendaraan saja harus berjalan 10 Km terlebih dahulu. Pokoknya pelosok banget dech. Semenjak lulus SD saya berpisah dengan kedua orang tua saya untuk melanjutkan sekolah. Saya bercita-cita ingin menjadi seorang wiraswasta / pengusaha yang mempunyai banyak karyawan. Tetapi apa daya gan, sampai sekarang tidak tercapai. Perjalanan karir saya melenceng jauh. Sejak lulus sekolah merantau ke negeri orang (Malaysia) untuk menjadi TKI. Sepulang dari sana saya diminta untuk mengajar di salah satu sekolah swasta. Tiga tahun lebih saya jalani profesi sebagai seorang guru, tetapi saya merasa tidak cocok dengan profesi itu akhirnya saya mengundurkan diri. Selang beberapa bulan diminta untuk membantu di salah satu kantor instansi pemerintah.
Sekarang Desaku sudah tidak gelap lagi. Sudah ada listrik yang kadang byar pet. Dan yang paling penting koneksi internet sudah bisa saya akses, walau hanya sebatas GPRS lumayan untuk melihat dunia dari ujung jari. Dan mulai saat itu (Januari 2011) saya mulai mengenal bisnis investasi yang namanya FOREX.
Ada pengalaman yang sampai kapanpun tidak akan bisa saya lupakan. Waktu itu saya baru sekali mendengar kata FOREX dari seseorang. Katanya forex itu bisnis yang menguntungkan. Sayangnya saya tidak langsung tertarik dengan hal itu. Baru setelah beberapa minggu berlalu saya baru berpikir dan orang tersebut sudah tidak ada lagi didesa saya. Saya mulai cari informasi kesana-kemari, saya tanya semua teman saya tetapi tidak ada yang tahu tentang forex, sampai akhirnya ada orang kota yang bekerja didesa saya sebagai penyuluh kesehatan. Saya bertanya kepadanya apa itu forex? tetapi jawabanya jauh dari apa yang saya harapkan. Saya berharap jawaban yang berbau bisnis online, eh.... tetapi dia jawab kalau Forex itu adalah "salah satu obat kuat bagi laki-laki". Saya hanya bisa bengong (melongo, Jawa:red.). Hadow.... capek dech.....
Saya tidak patah semangat untuk terus mencari informasi seputar forex. Dan sampai pada suatu hari saya pergi kekota, saya makan siang di warung, dan didinding warung itu tertempel iklan yang bertuliskan "langganan internet unlimitet Rp.110.000,-/bulan. Langsung saya hubungi profider ponsel tersebut untuk berlangganan. Nah.... mulai saat itu saya bisa koneksi ke internet, saya tidak lagi cari informasi kesana-kemari untuk belajar forex. Cukup tanya mbah google aja rebes. he...he....
Dari mbah google pula saya mengenal belajarforex.com. Dan dari belajarforex.com saya bisa paham semua tentang forex. Terima kasih belajarforex.com, jasamu tiada tara bagi saya. Tiga bulan penuh saya berguru padamu, dan tiga bulan pula saya mengenal lebih dalam tentang forex. Tapi saya minta ma'af karena tidak bisa mengikuti referensi broker yang kamu sarankan, Modal awalnya terlalu tinggi bagi saya. Di rekeningku saldonya tinggal Rp.300.000,- tetapi broker yang kamu referensikan deposit minimal Rp.2.500.000,-. Jauh dari kemampuan saya.
Saya meminta bantuan lagi kepada mbah google untuk mencarikan broker yang sesuai dengan saya. Dan akhirnya pilihan jatuh pada salah satu broker, yaitu instaforex. Saya selami semua tentang broker ini, mulai dari platform, minimal deposit, sampai cara deposit dan withdrawal. Seminggu saya mempelajari broker instaforex. Pucuk dicinta ulampun tiba, deposit minimal hanya $1 alias Rp.9.500 (kurs waktu itu). Dan sampai akhirnya saya memberanikan diri deposit ke instaforex. Melalui tukarduid, dan liberty reserve. Saya deposit pertama sejumlah Rp.100.000,- ($10.52). Pagi saya transfer, dan siangnya saya mulai trading forex. Dalam waktu 3 jam trading, balance dan equity saya sudah berkembang lebih dari 300% (+$30.00). Waktu itu saya sangat senang sekali, ternyata gampang juga ya transaksi forex. Istirahat mandi dulu ach..... Dan malam lanjut lagi trading forex. Mungkin saya terlalu senang dengan profit yang mudah pada siang hari tadi hingga lupa trading plane yang sudah saya rancang sebelumnya. Go...go...go... Akhirnya berakhir dengan tragis. Profit yang sudah mencapai 300% akhirnya ludes terkena Margin Call. KIAMAT!!!
Yah..... nasib-nasib. Berharap untuk mendapatkan profit yang banyak malah berujung dengan petaka dan membuat semalam tidak bisa bobox (banyak nyamuk).
Dari pengalaman tadi tidak membuat saya putus asa, justru semakin semangat lagi. AKU HARUS BELAJAR LAGI!!! Saya koreksi diri saya sendiri, apa yang salah dengan trading saya? Memang trading forex memerlukan kesabaran analisa teknikal dan fundamental, menjauhkan diri dari sifat serakah, dan yang paling penting adalah manajemen resiko.
Sudah genap seminggu saya merenungi nasib dan belajar ulang, dan saya sudah benar-benar siap trading lagi. Akhirnya saya deposit lagi sebesar Rp.300.000,-. Dari sisa tabungan Rp.100.000,- ditambah uang istri saya Rp.200.000,- (sstt.... jangan bilang-bilang). Mungkin Karena restu dan do'a istri saya, Alhamdulillah uang yang hanya Rp.300.000,- itu dapat berkembang. Walaupun tidak seberapa tapi saya bersyukur karena hanya dari hasil trading dapat menghidupi anak istri saya dan dapat hidup wajar di masyarakat. Kini hari-hariku saya habiskan didepan monitor untuk menambah pundi-pundi dolaran saya.

Sampai sekarang saya masih terus belajar forex, karena bagaimanapun forex merupakan bisnis yang penuh resiko. Strategi forex yang saya terapkan kemarin belum tentu cocok dengan kondisi pasar forex sekarang, dan strategi forex saat ini belum tentu cocok saya terapkan untuk kondisi bursa forex esok hari.

Walaupun saya tidak bisa mewujudkan cita-cita saya waktu kecil yaitu sebagai pengusaha yang banyak karyawan, tetapi saya senang dengan trading forex ini. Karena trading forex tidak kenal waktu, bisa pagi, siang, ataupun malam selama 24 jam, 5 hari dalam seminggu (Senin pagi - Jum'at malam). Dan yang paling menyenangkan adalah kita tidak harus berseragam necis, dan menuruti perintah boss layakya seorang karyawan. Dalam trading forex, kitalah boss itu, Rumah kita adalah kantor kita. Kita bebas dalam berpenampilan. Pakai kaos oblong-pun tidak ada yang menegur. Sambil menghisap rokok atau minum kopipun boleh. Bebas..bas...bas....

Buat bapak, Ibu dan Keluarga. Saya minta ma'af karena tidak bisa memenuhi harapanmu untuk menjadi PNS. Mungkin ini adalah jalan Rizky yang terbaik dan sesuai bagi saya yang diberikan oleh Alloh SWT. Terus terang saya enjoy dengan bisnis yang saya jalani ini, karena dari dulu saya hobby dengan sesuatu yang berbau teknologi. Dan dengan trading forex saya dapat terus berinteraksi dengan barang-barang hasil perkembangan teknologi.

Bagi sobat-sobat semua yang sudi singgah di blog saya ini saya ucapkan banyak terima kasih. Kalau ada yang berminat menekuni bisnis online sebagai trader forex, silahkan belajar. Dan di blog ini pula saya suguhkan berbagai hal yang berkaitan dengan forex trading, mulai dari pengenalan broker, cara deposit, hingga cara penarikan uang dari account forex ke rekening pribadi kita. Ikuti terus artikel-rtikel yang saya publis ya. Tank's.
 
SALAM TRADER.

UP DATE Status 26 Oktober 2013
  1. Saat ini akses internet ditempat saya tidak hanya mengandalkan GPRS, tetapi sudah HSDPA. Hal ini atas petunjuk dari mBah Google.com tentang cara memperkuat sinyal GSM. Salah satu saran dari mBah google adalah menggunakan wajanbolik. Dan lagi-lagi peran istri saya membantu. Dia merelakan salah satu peralatan dapurnya (Wajan) untuk saya pakai membuat antena. Sehingga modem saya yang semula hanya mampu menangkap GPRS berganti 3G+ (HSDPA).
  2. Saat ini saya sudah tidak lagi menggunakan broker instaforex. Saya merasa tidak lagi nyaman di Instaforex menyusul penutupan situs libertyreserve.com, dan juga peraturan-peraturan yang tidak memihak pada klien. Saya telah memutuskan menggunakan broker exness.com untuk trading jangka pendek karena kemudahan dan kecepatan proses penarikan (withdrawal). Untuk trading jangka panjang saya menggunakan broker forex.com dan icmarkets.com. Kedua broker ini saya pilih karena regulasinya yang mantap dan jaminan keamanan dana saya.
Saya minta Do'a dari agan-agan semua, semoga trading forex yang saya jalani ini lancar dan memberikan riski yang berkah. Amien.....

SALAM TRADER

Reaksi:

6 komentar:

  1. cerita hidup mas herikamsos cukup menginsiprasi saya khususnya. udah sd berpisah dengan ortu, lalu jadi TKI dan menjadi guru. perjalanan yang panjang dengan daerah jauh dari hiruk pikuk kota.

    Saya salut dengan mas heri karena semangatnya untuk terus berjuang menjadi sukses dibisnis forex ini. padahal untuk jdi pns banyak dicari orang, namun mas heri tidak cocok dan banting setir di forex.

    Akhirnya mas heri jatuh cinta dengan insta forex karena sesuai dengan kantong. itu pillihan yang tepat menurut saya. namun sekarang LR sudah tiada, dan sedikit sedikit bermasalah dengan wdnya di insta. klo mas heri ada waktu, coba deh broker yang saya pakai, semua sama, tapi spreadnya berbeda dari insta, hanya 2 pips di EURUSD sedang di insta 3pips ya.

    jangan lupa y mas herikamsos ngobrol di site aku bila ada waktu.. kita tuker pikiran bareng2.. he he.. yuk jalin persahabatan

    BalasHapus
  2. semangat Mas... investasikan juga uang anda dapat profit 6% perhari (180% untuk 30 hari)

    http://bit.ly/investasimurah

    BalasHapus
  3. inspiratif banget mas sos..saya jadi semangat trading lagi saya doakan semoga para trader berjaya dan tetap semangat. salam sukses. rahmat-jogja

    BalasHapus
  4. salam dr malaysia.. benar sekali, forex bussniess memang risiko... untung untung.. tetiba2 rugi... masih dalam belajar lagi saya ini

    BalasHapus
  5. benar gan saya sangat setuju dengan pendapat ini bahwa trading forex adalah bisnis momentum dimana kita seharusnya bisa melakukan trading dengan lebih maksimal terutama dalam melakukan trading. momentum yang tepat akan memberikan peluang kepada kita untuk bisa memperoleh profit yang maksimal, untuk mencari momentum yang tepat sekarang saya konsen dengan aturan yang saya buat sesuai dengan MM yang saya punya di broker octafx. Dengan adanya kecepatan eksekusi tanpa slippage dan requote serta spread yang rendah membantu saya untuk mengejar momentum trading dengan lebih baik

    BalasHapus
  6. I would suggest that you stick with the #1 Forex broker.

    BalasHapus